๐Ÿ—จBashirah๐Ÿ’Œโ€œTANDA MATA HATI YG BUTAโ€


ุงูุฌู’ุชูู‡ูŽุงุฏููƒูŽ ูููŠู…ูŽุง ุถูู…ูู†ูŽ ู„ูŽูƒูŽุŒ ูˆูŽ ุชู€ูŽู‚ู’ุตููŠู’ุฑููƒูŽ ูููŠู…ูŽุง ุทูู„ูุจูŽ ู…ูู†ู’ูƒูŽุŒ ุฏูŽ ู„ููŠู„ูŒ ุนูŽู„ูŽู‰ ุงู†ู€ู€ู€ู’ุทูู…ูŽุงุณู ุงู„ู’ู€ู€ุจูŽุตููŠู’ุฑุฉู ู…ูู†ู’ูƒูŽ

“Kesungguhanmu pada apa-apa yang telah Dia Taโ€™ala jamin bagimu, dan kelalaianmu pada apa-apa yang Dia Taโ€™ala tuntut darimu, merupakan bukti atas lenyapnya bashirah darimu!”

 

Syarah

Bashirah adalah istilah teknis agama untuk “mata hati” yang memiliki fungsi spesifik. Di dalam Al-Quran terdapat banyak kata tentang “bashirah”, misalkan dalam Surah Al-Israa’ [17]: 72 dikatakan, “Dan barangsiapa yang buta (a’maa) di dunia, niscaya di akhirat (nanti) ia akan lebih buta dan lebih tersesat jalannya”. Atau dalam ayat lain disebutkan:

ุฎูŽุชูŽู…ูŽ ุงู„ู„ู‘ูŽู‡ู ุนูŽู„ูŽู‰ูฐ ู‚ูู„ููˆุจูู‡ูู…ู’ ูˆูŽุนูŽู„ูŽู‰ูฐ ุณูŽู…ู’ุนูู‡ูู…ู’ ูˆูŽุนูŽู„ูŽู‰ูฐ ุฃูŽุจู’ุตูŽุงุฑูู‡ูู…ู’ ุบูุดูŽุงูˆูŽุฉูŒ ูˆูŽู„ูŽู‡ูู…ู’ ุนูŽุฐูŽุงุจูŒ ุนูŽุธููŠู…ูŒ

Allah telah mengunci-mati qalb-qalb mereka dan telinga-telinga mereka, dan bashirah-basirah mereka ditutup. Dan bagi mereka siksa yang amat berat. โ€”Q.S. Al-Baqarah [2]: 6

 

Meski seseorang bisa melihat hingga ke ujung dunia atau dapat menembus langit yang tujuh, namun bila masih bingung dengan kehidupan, maka itu sebuah penanda bahwa bashirah kita masih tertutup.

Karena bashirah itu bukan untuk melihat hal-hal di luar diri, tetapi untuk melihat kebenaran hakikat. Bashirah adalah untuk melihat Al-Haqq dalam segala sesuatu, dalam segenap ufuk dan dalam dirinya. Sebagaimana firman-Nya:

ุณูŽู†ูุฑููŠู‡ูู…ู’ ุขูŠูŽุงุชูู†ูŽุง ูููŠ ุงู„ู’ุขููŽุงู‚ู ูˆูŽูููŠ ุฃูŽู†ููุณูู‡ูู…ู’ ุญูŽุชู‘ูŽู‰ูฐ ูŠูŽุชูŽุจูŽูŠู‘ูŽู†ูŽ ู„ูŽู‡ูู…ู’ ุฃูŽู†ู‘ูŽู‡ู ุงู„ู’ุญูŽู‚ู‘ู ุฃูŽูˆูŽู„ูŽู…ู’ ูŠูŽูƒู’ูู ุจูุฑูŽุจูู‘ูƒูŽ ุฃูŽู†ู‘ูŽู‡ู ุนูŽู„ูŽู‰ูฐ ูƒูู„ูู‘ ุดูŽูŠู’ุกู ุดูŽู‡ููŠุฏูŒ

Akan Kami perlihatkan kepada mereka ayat-ayat Kami di segenap ufuk dan pada nafs-nafs mereka sendiri, hingga jelas bagi mereka bahwa semua itu adalah Al-Haqq. Tiadakah cukup bahwa sesungguhnya Tuhanmu menjadi saksi atas segala sesuatu? โ€”Q.S. Fushshilat [41]: 53

 

Siapa saja yang disibukkan mencari apa yang sudah dijamin Alloh seperti rizki, dan meninggalkan apa yang menjadi perintah Alloh, itulah tanda orang yang buta hatinya.

 

Firman Alloh: “Dan berapa banyak makhluk bergerak yang bernyawa yang tidak [dapat] membawa [mengurus] rezekinya sendiri. Allah-lah yang memberi rezeki kepadanya dan kepadamu. Dia Maha mendengar, Maha mengetahui.”[QS. al-Ankabuut 60].

 

Firman Alloh: “Dan perintahkanlah keluargamu melaksanakan shalat dan sabar dalam mengerjakannya. Kami tidak meminta rezeki kepadamu, Kamilah yang memberi rezeki kepadamu. Dan akibat [yang baik di akhirat] adalah bagi orang yang bertakwa.” [QS. Thaha 132].

 

Kerjakan apa yang menjadi kewajibanmu terhadap Kami, dan Kami melengkapi bagimu bagian Kamu.

Di sini ada dua perkara :

1. Yang dijamin oleh Alloh, maka jangan menuduh atau berburuk sangka kepada Alloh subhanahu wa ta’ala.

2.Yang dituntut [menjadi kewajiban bagimu] kepada Allah, maka jangan abaikan.

 

Dalam sebuah hadits Qudsy yang kurang lebih artinya: “Hambaku, taatilah semua perintah-Ku, dan jangan memberi tahu kepada-Ku apa yang baik bagimu, [jangan mengajari kepada-Ku apa yang menjadi kebutuhanmu].

 

  Syeih Ibrahim al-Khawwas berkata: “Jangan memaksa diri untuk mencapai apa yang telah dijamin dan jangan menyia-nyiakan [mengabaikan] apa yang diamanatkan kepadamu.” Oleh sebab itu, barangsiapa yang berusaha untuk mencapai apa yang sudah dijamin dan mengabaikan apa yang menjadi tugas dan kewajiban kepadanya, maka buta mata hatinya dan sangat bodoh.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s